Tampilkan postingan dengan label CPNS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CPNS. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Desember 2017

SELEKSI CPNS TAHUN 2018 DIBUKA LAGI, APAKAH GURU JABATAN YANG PALING DIBUTUHKAN?

Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengakui ada niatan untuk membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2018 mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana.


Menurut Bima, sudah ada beberapa daerah yang mengajukan kebutuhan pegawai baru di daerah. Dimana kebanyakan daerah mengajukan kebutuhan pegawai sebagai guru.

"Ada beberapa tapi kan kita butuh data yang lebih detail. Saya enggak hafal angka pastinya tapi yang paling banyak guru," terangnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Senin (11/12/2017).

Meskipun begitu, Bima mengatakan, pihaknya akan melakukan kroscek kepada kementerian yang terkait dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hal itu untuk memastikan jumlah kebutuhan pasti dari PNS guru pada masing-masing daerah.

"Tapi kita ingin mengecek ke Kemendikbud betul enggak kekurangan guru. Jangan jangan dia asal tulis aja butuhnya sekian gitu. Kita harus kroscek jangan jangan kebanyakan guru tapi gurunya tidak mengajar," pungkasnya.

Bima juga menambahkan, dirinya saat ini juga akan segera merampungkan proses pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun ini. 

Pasalnya, semakin cepat proses maka semakin cepat pula dirinya mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan pegawai pada tahun 2018 mendatang.

"Jadi apakah kita ingin merekrut iya. Berapa jumlahnya? Nah ini yang harus kita hitung. Kita harus selesaikan dulu tahun ini, kemudian kan sisanya keliatan. Nah dari sisanya itu kemudian kita tanya butuh apa? Dimananya? Berapa? Karena orang ini jangan direkrut sebagai guru tapi tidak bekerja sebagai guru. Nah itu lebih repot lagi nanti. Jadi kita harus betul betul," jelasnya.

Menurut Bima, tujuan dirinya merencanakan membuka kembali CPNS pada tahun depan adalah untuk mengisi kekosongan pegawai yang pensiun. Dimana jumlahnya mencapai 150 ribu pegawai pensiun setiap tahunya.

"Tapi kita ingin tahun depan ada lagi. Kenapa? Karena setiap tahun yang pensiun 150 ribu. Kalau berkurangnya terlalu banyak nanti yang memberikan pelayanan kepada publik siapa," imbuhnya. (sumber: okezone.com)

SELEKSI CPNS 2018 DIBUKA LAGI, GURU JABATAN PALING DIBUTUHKAN ?

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh

Selamat Malam

Mendikbudku.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengakui ada niatan untuk membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2018 mendatang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Menurut Bima, sudah ada beberapa daerah yang mengajukan kebutuhan pegawai baru di daerah. Dimana kebanyakan daerah mengajukan kebutuhan pegawai sebagai guru.

https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 11 320 1828473 seleksi-cpns-2018-dibuka-lagi-guru-jabatan-paling-dibutuhkan-5GaOFNo0HU.jpg
Gambar Ilustrasi

"Ada beberapa tapi kan kita butuh data yang lebih detail. Saya enggak hafal angka pastinya tapi yang paling banyak guru," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Senin (11/12/2017).

Meskipun begitu lanjut Bima, pihaknya akan melakukan kroscek kepada kementerian terkait dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Hal itu untuk memastikan jumlah kebutuhan pasti dari PNS guru pada masing-masing daerah.

"Tapi kita ingin mengecek ke Kemendikbud betul enggak kekurangan guru. Jangan jangan dia asal tulis aja butuhnya sekian gitu. Kita harus kroscek jangan jangan kebanyakan guru tapi gurunya tidak mengajar," jelasnya.

Bima menambahkan, dirinya saat ini juga akan segera merampungkan proses pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun ini. Pasalnya, semakin cepat proses maka semakin cepat pula dirinya mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan pegawai pada tahun mendatang.

"Jadi apakah kita ingin merekrut iya. Berapa jumlahnya ? Nah ini yang harus kita hitung. Kita harus selesaikan dulu tahun ini, kemudian kan sisanya keliatan. Nah dari sisanya itu kemudian kita tanya butuh apa ? Dimananya ? Berapa ? Karena orang ini jangan direkrut sebagai guru tapi tidak bekerja sebagai guru. Nah itu lebih repot lagi nanti. Jadi kita harus betul betul," jelasnya.

Menurut Bima, tujuan dirinya merencanakan membuka kembali CPNS pada tahun depan adalah untuk mengisi kekosongan pegawai yang pensiun. Dimana jumlahnya mencapai 150 ribu pegawai pensiun setiap tahunya.

"Tapi kita ingin tahun depan ada lagi. Kenapa ? Karena setiap tahun yang pensiun 150 ribu. Kalau berkurangnya terlalu banyak nanti yang memberikan pelayanan kepada publik siapa," jelasnya.

Sumber : okezone.com

Demikian berita terkini yang dapat mendikbudku.com sampaikan, silakan dishare.

Minggu, 10 Desember 2017

WACANA PEMBUKAAN CPNS TAHUN 2018, BKN: SETIAP TAHUN YANG PENSIUN 150.000 PEGAWAI

SUARAPGRI - Jakarta, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokarasi (KEMENPAN-RB) akan kembali membuka penerimaan Calon Pegawai Negara Sipil (CPNS) pada tahun 2018.

Rencananya, pembukaan lowongan CPNS ini akan meliputi formasi pegawai di kementerian, lembaga dan pemerintah daerah.


Wacana tersebut diamini oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana. Keinginan untuk kembali membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  pada tahun 20218 mendatang adalah untuk memenuhi PNS yang pensiun.

Dimana diperkirakan jumlah PNS yang pensiun setiap tahunya bisa mencapai 150 ribu per tahunnya. Sehingga menurutnya sudah saatnya membuka kembali agar tidak ada kekosongan dalam waktu yang lama.

"Kalau pembahasan belum, tapi kita ingin tahun depan ada lagi. Kenapa karena setiap tahun yang pensiun ada 150 ribu pegawai. Kalau berkurangnya terlalu banyak nanti yang memberikan pelayanan kepada publik siapa," jelasnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Senin (11/12/2017).

Meskipun begitu, saat ini pihaknya sedang memilih untuk fokus terhadap penerimaan CPNS tahun ini.

Pasalnya, meskipun hampir seluruh kementerian dan lembaga sudah mengumumkan hasil akhir, namun para peserta belum diangkat secara resmi sebagai pegawai.

"Tapi untuk saat ini kita fokus dulu selesaikan yang CPNS tahun ini," terangnya.

Menurut Bima sendiri, jika CPNS tahun ini sudah rampung, maka kemudian mulai pembahasan mengenai pembukaan CPNS pada tahun depan.

Karena dengan selesainya CPNS pada tahun ini, pihaknya bisa sedikit mendapat gambaran jumlah kebutuhan pegawai pada tahun depan.

"Jadi apakah kita ingin merekrut iya. Berapa jumlahnya? Nah ini yang harus kita hitung. Kita harus selesaikan dulu tahun ini, kemudian kan sisanya keliatan," tuturnya.

Sebagai informasi sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatakan, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) daerah secara nasional akan dibuka tahun 2018.

Penerimaan CPNS, katanya, akan disesuaikan dengan usulan bupati dan gubernur sesuai dengan kompetensi bidang apa saja yang ingin dikembangkan di daerah.

"Tahun depan kita buka, tahun 2018, untuk daerah, per kabupaten dan provinsi," pungkasnya. (sumber: okezone.com)

TAHUN 2018 HONORER K2 TAK DIANGKAT JADI CPNS, BAKAL ADA BOIKOT

SUARAPGRI - Jakarta, Ketua Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) Maluku Utara Said Amir menyatakan, apabila tahun depan pemerintah tidak membuka peluang bagi honorer dalam penerimaan CPNS, akan ada aksi besar-besar.


Aksi tidak hanya demo, tapi juga pemboikotan kantor gubernur, bupati, dan wali kota.

"Sepertinya kami harus bersikap tegas. Selama ini kami selalu mengikuti prosedur tapi dibalas pemerintah dengan penundaan," tutur Said kepada jpnn, Minggu (10/12).


Said yang masuk dalam Tim 9 FHK2I pusat ini menambahkan, pihaknya tidak mau lagi dipermainkan pemerintah.

Mereka hanya menuntut keadilan diangkat CPNS sebagai tanda terima kasih pemerintah kepada honorer.

"Jika 2018, MenPAN-RB hanya membuka penerimaan CPNS jalur umum, kami sudah siap memboikot seluruh kantor gubernur, bupati/wali kota. MenPAN-RB harus menuntaskan duku honorer K2 baru lainnya," tegasnya.

Dia juga menambahkan, ratusan ribu honorer K2 akan menanti kehadiran MenPAN-RB dalam rapat pembahasan revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. (sumber: jpnn.com)

Sabtu, 09 Desember 2017

REVISI UU ASN BELUM DIBAHAS, PELUANG HONORER MENJADI PNS MAKIN SURAM

SUARAPGRI - Instruksi agar ada prioritas bagi honorer kategori 2 (K2) untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tidak hanya diserukan oleh Presiden Joko Widodo.


Hal senada juga disuarakan oleh kalangan anggota dewan. Diketahui, sejumlah anggota DPR mendesak agar honorer kategori dua (K2) diangkat menjadi CPNS tahun 2018, setelah nantinya UU Aparatur Sipil Negara (ASN) direvisi.

Namun, menanggapi desakan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, belum saatnya membahas soal pengangkatan honorer K2.

"Gimana mau bahas soal peluang, revisi UU ASN kan belum dilakukan," kata Bima Haria Wibisana kepada jpnn, (JawaPos Group) Jumat (8/12).

Bima Haria Wibisana juga menegaskan, hingga saat ini belum ada aturan pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS.

Jadi, semuanya masih berpegang pada aturan UU ASN bahwa rekrutmen CPNS harus lewat proses seleksi dan tes kompetensi dasar maupun bidang.

“Yang pasti nggak ada itu rekrutmen otomatis," pungkasnya.

Sebelumnya Bima juga menyatakan, guru-guru honorer yang sudah mengabdi di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) lebih baik diarahkan menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Nantinya guru tidak tetap dan honorer dikontrak sekolah bersangkutan. Apabila gurunya pindah, otomatis kontraknya putus.

"Nggak harus semua honorer diarahkan menjadi PNS. Kalau syaratnya memenuhi bisa ikut seleksi CPNS," tuturnya. (sumber: jawapos.com)

Jumat, 08 Desember 2017

INILAH KRITERIA HONORER K2 YANG BERPELUANG DIANGKAT JADI CPNS

SUARAPGRI - Jakarta, Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) menyambut baik rencana revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), yang diharapkan mengakomodasi keinginan mereka untuk diangkat menjadi CPNS.

Ketum FHK2I Titi Purwaningsih menyatakan, pihaknya akan mengawal data honorer K2 di seluruh Indonesia. Hal ini untuk mencegah masuknya honorer bodong dalam tahapan seleksi pengangkatan menjadi CPNS nantinya.


Titi Purwaningsih mengungkapkan, ada banyak honorer yang direkrut di atas tahun 2005.

Oleh karena itu, agar hak honorer K2 tidak tergeser oleh honorer baru, perlu pengawalan data.

"Kami sudah siap mengawal. Seluruh korwil juga sudah mengantongi data masing-masing honorer K2 yang valid," jelas Titi kepada jpnn, Jumat (8/12).

Dia menyebutkan, validitas data diukur dari masa pengabdian honorer K2 per Januari 2005 dan tidak terputus hingga sekarang.

Selain itu juga, sudah ikut tes pada 2013 (disertai bukti nomor tes) dan telah mengantongi surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) dari kepala daerah masing-masing.

Titi mengaku optimistis pemerintah juga tidak akan meloloskan honorer diangkat jadi CPNS.

"Kami akan mengawal data yang akan di-publish oleh pemerintah nanti. Apabila datanya beda akan kami persoalkan," terangnya.

Menurut Titi, dari dari data 439 ribu honorer K2, jumlah kini makin berkurang. Dia memperkirakan tidak sampai 400 ribu lagi karena banyak yang meninggal maupun alih profesi. (sumber: jpnn.com)

Kamis, 07 Desember 2017

FORUM HONORER K2 INDONESIA DESAK MENPAN-RB ANGKAT 101 RIBU HONORE K2 JADI CPNS

SUARAPGRI - Persoalan jumlah kuota pengangkatan honorer kategori 2 (K2) yang akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali mencuat, meskipun diketahui keuangan negara sedang dalam kondisi kekurangan.


Ketua Umum Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih mengatakan, honorer K2 seharusnya mendapat jatah dari kuota 101 ribu CPNS yang diajukan oleh Menpan-RB Asman Abnur pada tahun 2018.

“Saya pikir kalau mau bijak, sebaiknya jatah honorer K2 adalah 70 persen dari 101 ribu. Sedangkan apabila mau arif, kuota 101 ribu dikasih semua ke honorer K2," pungkas Titi kepada jpnn (JawaPos Group), Kamis (7/12).

Namun, Titi menolak apabila kuota honorer K2 lebih kecil daripada pelamar umum. Sebab, ada sekitar 25 ribu honorer K2 yang usianya sudah di atas 50 tahun.

Titi juga kembali menambahkan, honorer K2 menyadari kesulitan keuangan negara. Karena itu, pihaknya tidak meminta diangkat sekaligus. Sebab, honorer K2 masih membutuhkan payung hukum sebagai landasan pengangkatan menjadi CPNS.

"Mau diangkat berapa tahap pun kami terima. Asal ada payung hukumnya agar kami bisa menunggu dengan tenang dan tidak menggantung seperti ini," ujar Titi.

Diketahui, kelompok honorer kategori ini adalah tenaga honorer yang diangkat per 1 Januari 2005, namun bedanya mereka tidak mendapat upah dari APBD/APBN seperti honorer K1.

Bagi tenaga honorer kategori 2 yang ingin diangkat menjadi CPNS, maka ia harus mengikuti tes atau seleksi terlebih dahulu. (sumber: jawapos.com)

Rabu, 06 Desember 2017

TAHUN 2018 ADA 101 RIBU KUOTA CPNS, APAKAH HONORER K2 KEBAGIAN?

SUARAPGRI - Jakarta, Ratusan ribu honorer kategori dua (K2) meminta jatah CPNS tahun 2018.

Diwakili para koodinator wilayah Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) dari 27 provinsi, mereka meminta Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI ikut mendorong agar kuota 101 ribu tidak hanya untuk pelamar umum.


"Dari Kemenkeu di forum yang sama (rapat kerja dengan BAP DPD pada 23 November 2017) sudah menginformasikan ada usulan 101 ribu CPNS 2018. Persoalannya, apakah kami masuk atau tidak," kata Ketum FHK2I Titi Purwaningsih dalam rapat dengar pendapat umum dengan BAP DPD RI, Rabu (6/12).

Titi juga menambahkan, pihaknya akan berjuang agar bisa mendapatkan jatah.

"Kalau pemerintah punya hati, harusnya selesaikan kami dulu. Kami tidak minta diangkat, tapi secara bertahap," tutur Titi.

Sementara itu, Ketua FHK2I Jawa Barat Imam Supriatna mengatakan, kuota 101 ribu CPNS 2018 memiliki dua sisi.

Di satu sisi, fakta yang diungkap Kemenkeu itu menggembirakan.

Di sisi lain, honorer K2 sedih karena arah kebijakan tidak jelas peruntukannya.

"Kami meminta dukungan BAP DPD agar kami bisa diangkat CPNS. Kalau usulan kuotanya hanya ditujukan kepada pelamar umum, kami sangat keberatan karena kami juga punya hak sama. Karena itu, kami akan berjuang terus hingga kami diangkat semuanya," ujar Imam. (sumber: jpnn.com)

Selasa, 05 Desember 2017

MENDIKBUD MUHADJIR EFFENDY UNGKAP SYARAT GURU HONORER BISA DIANGKAT JADI PNS

SUARAPGRI - Mendikbud Muhadjir Effendy menyampaikan faktor lamanya seseorang menjadi guru honorer menjadi salah satu pertimbangan. 

Menurutnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) kini sedang menelaah data-data guru honorer mana saja yang dapat diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).


“Ukuran lama memang bisa menjadi salah satu pertimbangan. Tapi bukan satu-satunya,” jelas Mendikbud Muhadjir Effendy kepada Media Perdjoeangan di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, beberapa hari lalu.

menteri Muhadjir juga menjelaskan, selain masa kerja, ada tiga persyaratan utama yang perlu dipenuhi seorang guru honorer untuk diangkat menjadi PNS.

Persyaratan itu antara lain kualifikasi akademik sang guru, kompetensinya, dan sertifikasinya.

“Jadi, guru yang sudah memenuhi tiga hal ini yang nanti kita prioritaskan,” terang Muhadjir Effendy.

Saat ini pihak Kemendikbud sedang menelaah secara bersama-sama data-data terkait hal itu. 

Ia juga berpendapat, pengangkatan seorang guru honorer menjadi seorang PNS tidak melulu urusan Kemendikbud, tetapi juga Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (Kemenpan dan RB) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Ini sedang kita telaah bersama data-datanya. Kan datanya harus betul-betul valid dan sahih sebelum kita melakukan langkah-langkah kebijakan. Tahun depan mudah-mudahan bisa kita eksekusi,” tutur Mendikbud Muhadjir Effendy. (sumber: koranperdjoeangan.com)

Senin, 04 Desember 2017

5.200 GURU HONORER MEMINTA AGAR DIANGKAT JADI PNS KEPADA PRESIDEN JOKOWI

SUARAPGRI - Sekitar 5.200 guru honorer yang tergabung dalam Front Pembela Honorer se-Indonesia berharap agar mereka segera diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) kepada Presiden Jokowi.

"Kami ingin Presiden Joko Widodo mau menemui kami, sebentar juga tidak apa-apa. Kami ingin aspirasi guru honorer bisa dibawa untuk selesaikan masalah guru honorer di Indonesia," kata Sekjen Front Pembela Honorer Indonesia, MN Rambe, di Bekasi, seperti yang dikutip dari Antara, Sabtu (2/12/2017).


Permintaan itu disampaikannya melalui aksi penyambutan kedatangan Presiden Joko Widodo ketika menghadiri peringatan Hari Guru Nasional di Stadion Patriot Chandrabaga, Kota Bekasi, Sabtu pagi.

Ribuan guru honorer itu berjajar di pinggir Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, dengan membentangkan spanduk ucapan selamat datang serta pesan tertulis terkait harapan mereka diangkat sebagai calon ASN.

Spanduk tersebut bertuliskan "Pak Jokowi Tolong Temui Kami 5 Menit Pendukungmu", "Angkat Kami Menjadi Calon ASN".

Rambe mengatakan, persoalan guru honorer hampir di setiap daerah di Indonesia belum pernah terselesaikan dengan baik sejak tahun 2005.

"Bahkan sudah ada anggota kami bekerja sebagai guru honorer sejak 25 tahun lalu sampai sekarang belum ada pengangkatan," tuturnya.

Dikatakan Rambe, hak pengangkatan guru honorer sebagai calon ASN telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005, PP 43 Tahun 2007 dan P56 Tahun 2012, tapi tidak berjalan optimal.

"Kami mengharapkan Presiden Joko Widodo mau mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu) atau peraturan presiden (perpres) untuk menyelesaikan semua itu," pungkasnya.

Rambe juga menambahkan, pihaknya sangat menginginkan bisa silaturahmi dengan Presiden Jokowi untuk membahas persoalan tersebut.

"Kami sambut kedatangan beliau, tujuannya meriahkan Hari Guru Nasional. Ada yang ingin kami sampaikan agar beliau perhatikan tentang tenaga honorer seluruh Indonesia. Terkait permasalahan honorer yg tidak selesai," tutur Rambe. (sumber: Liputan6.com)

NASIB GURU HONORER BELUM JELAS, BKN: NGGAK BISA LANGSUNG MAIN ANGKAT

SUARAPGRI - Perjuangan guru tidak tetap (GTT) dan guru honorer di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) menjadi CPNS masih panjang.

Walaupun sudah ada instruksi dari presiden Jokowi untuk memprioritaskan GTT dan guru honorer dalam rekrutmen CPNS 2018, tapi tidak semudah itu.


Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, prosedur pengangkatan CPNS tidak boleh langsung.

Ada banyak prosedur yang harus dilewati, di antaranya lolos tes, umur mencukupi, ada formasi jabatan, dan syarat teknis lainnya.

“Jadi nggak bisa langsung main angkat. Saya lebih setuju mereka (GTT dan guru honorer) diangkat dengan formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dan kontrak dengan sekolah itu. Jika mereka pindah akan putus kontraknya,” jelas Bima kepada jpnn (jawapos group), Minggu (3/12).

Mengenai kekurangan guru, Bima melanjutkan, tentunya harus di inventarisasi mana sekolah yang membutuhkan dan mana yang tidak.

Dari sekolah yang kekurangan tersebut kemudian dilihat dari database guru honorer mana yang sudah mengabdi lama (puluhan tahun) dan lokasinya di 3T.

Kemudian mereka akan dites ulang untuk memastikan kualifikasi dan kompetensinya memadai.

“Jadi hanya terbatas sekolah yang masuk kriteria itu yang akan diberikan formasi,” terangnya.

Pada tahun 2013, sekitar 600-an ribu honorer K2 telah dites CPNS. Dari jumlah itu, diambil 270 ribu orang.

Namun, karena ada yang bodong, 30 ribu peserta akhirnya dianulir. 

Bima Haria Wibisana juga mengungkapkan, setiap rekrutmen harus melalui tes, termasuk yang sudah pernah ikut pada tahun 2013.

“Kalau mau diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) ya harus tes lagi. Undang-undang tidak memperbolehkan pengangkatan langsung,” tuturnya. (sumber: fajar.co.id)

Minggu, 03 Desember 2017

KEPALA BKN TAK SETUJU GURU HONORER DIANGKAT JADI CPNS, ALASANNYA...

SUARAPGRI - Jakarta, Perjuangan guru tidak tetap (GTT) dan guru honorer di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) menjadi CPNS masih panjang.

Walaupun sudah ada instruksi dari presiden untuk memprioritaskan GTT dan guru honorer dalam rekrutmen CPNS 2018, tapi tidak semudah itu.


Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, prosedur pengangkatan CPNS tidak boleh langsung.

Ada banyak prosedur yang harus dilewati, di antaranya lolos tes, umur mencukupi, ada formasi jabatan, dan syarat teknis lainnya.

"Jadi nggak bisa langsung main angkat. Saya lebih setuju mereka (GTT dan guru honorer) diangkat dengan formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dan kontrak dengan sekolah itu. Jika mereka pindah akan putus kontraknya," kata Bima kepada jpnn, Minggu (3/12).

Mengenai kekurangan guru, lanjut Bima, tentunya harus di inventarisasi mana sekolah yang membutuhkan dan mana yang tidak.

Dari sekolah yang kekurangan itu kemudian dilihat dari database guru honorer mana yang sudah mengabdi lama (puluhan tahun) dan lokasinya di 3T.

Kemudian mereka akan dites ulang untuk memastikan kualifikasi dan kompetensinya memadai.

"Jadi hanya terbatas sekolah yang masuk kriteria itu yang akan diberikan formasi," tegasnya.

Pada tahun 2013, sekitar 600-an ribu honorer K2 telah dites CPNS. Dari jumlah itu, diambil 270 ribu orang.

Namun, karena ada yang bodong, 30 ribu peserta akhirnya dianulir.

Bima juga mengungkapkan, setiap rekrutmen harus melalui tes, termasuk yang sudah pernah ikut pada 2013.

"Kalau mau diangkat jadi aparatur sipil negara (ASN) ya harus tes lagi. Undang-undang tidak memperbolehkan pengangkatan langsung," jelasnya. (sumber: jpnn.com)

Jumat, 01 Desember 2017

REKRUTMEN 17.000 GURU GARIS DEPAN TAHUN 2018, INI DIA EMPAT PROVINSI TUJUAN PENEMPATANNYA

SUARAPGRI - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan merekrut 17.000 untuk ditempatkan di 15.000 desa yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).


Para guru tersebut akan menyandang status calon pegawai negeri sipil (CPNS) setelah lulus Program Guru Garis Depan (GGD).

"Program tersebut dicanangkan akan bergulir hingga tahun depan," kata Plt Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Hamid Muhamad saat menyampaikan siaran pers peringatan Hari Guru Nasional 2017 di Kantor Kemendikbud, beberapa waktu lalu.

Program Guru Garis Depan merupakan strategi dan upaya pemerintah untuk memeratakan akses pendidikan dengan meningkatkan ketersediaan tenaga pendidik di daerah 3T.

Keempat provinsi tujuan program tersebut yaitu Nangroe Aceh Darussalam, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.

Sebelumnya, program GGD angkatan pertama telah mengirimkan 798 guru profesional ke-28 kabupaten di daerah 3T yang tersebar di empat provinsi tersebut.

Pelepasan GGD angkatan pertama diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Tahun ini, Kemendikbud baru merekrut 6.296 guru hasil seleksi program GGD 2016. Program GGD tahun 2018 akan melibatkan guru honorer bergelar sarjana yang sudah mengabdi di sekolah-sekolah daerah 3T.

Kini, rencana merekrut 17.000 GGD itu sedang dibahas intensif dengan kementerian/lembaga terkait, yaitu Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta Badan Kepegawaian Negara.

Program GGD tersebut mendapat dukungan dan komitmen dari pemerintah daerah, di mana gaji untuk para GGD berasal dari APBD masing-masing kabupaten.

Guru honorer yang ikut program GGD juga harus lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan ikut seleksi GGD.

Nantinya, penempatan GGD juga bisa di luar daerah 3T. Sebab, beberapa desa di Pulau Jawa pun masih banyak yang berada jauh dari pusat pemerintahan kabupaten.

"Penempatan di daerah 3T tetap jadi prioritas,"tuturnya. (sumber: kompas.com)

Minggu, 26 November 2017

Segera Cek! inilah 15 Instansi Umumkan Hasil Akhir CPNS 2017

Ilustrasi hasil akhir CPNS 2017

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengatakan, kebijakan penerimaan CPNS Tahun 2017 ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pegawai pada jabatan-jabatan strategis (core business) yang mendukung Nawacita sebagai pengganti PNS yang pensiun, serta karena adanya peningkatan beban kerja pada Kementerian/Lembaga dimaksud.

Lengkapnya berikut 15 instansi yang sudah mengumumkan seleksi CPNS 2017:
1. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
Panitia Seleksi CPNS BNPT telah mengumumkan hasil seleksi penerimaan CPNS 2017, pada Senin 20 November 2017. Sebanyak 60 orang dinyatakan lolos seleksi penerimaan CPNS BNPT dan berhak melakukan registrasi ulang.
Ke-60 orang tersebut nantinya akan menempati 20 formasi jabatan yang telah disediakan. Info lengkap klik: CPNS 2017 BNPT.

2. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)
Basarnas akhirnya resmi mengumumkan hasil akhir penerimaan seleksi CPNS 2017. Sebanyak 148 orang dinyatakan lolos penerimaan seleksi CPNS Basarnas dan berhak melanjutkan tahap selanjutnya, yaitu registrasi ulang.
Berdasarkan hasil keputusan rapat panitia seleksi pada 20 November 2017, peserta yang dinyatakan Lulus Seleksi Akhir CPNS Basarnas Tahun 2017 adalah yang diberi keterangan lulus (L) pada kolom Keterangan.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir adalah peserta yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan surat pernyataan yang telah ditandatangani di atas materai serta mengikuti dan lulus seluruh tahapan seleksi, baik Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang dilakukan Panselnas. Info lengkap klik: CPNS 2017 Basarnas.

3. LKPP

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) telah mengumumkan hasil akhir penerimaan seleksi CPNS 2017 pada Selasa, 21 November 2017. Sebanyak 25 orang dinyatakan lolos seleksi penerimaan CPNS 2017 LKPP dan berhak melakukan registrasi ulang.

Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir adalah peserta yang memenuhi seluruh persyaratan, mengikuti seluruh tahapan seleksi, dan memenuhi peringkat sesuai formasi yang telah ditetapkan berdasarkan hasil integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
Nantinya, ke-25 orang tersebut akan menempati 8 formasi jabatan yang telah disediakan. Info lengkap klik: CPNS 2017 LKPP.

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam)
Kemenko Polhukam telah mengumumkan hasil akhir seleksi CPNS pada Selasa 21 November 2017. Mengutip data yang diperoleh dari situs resmi Kemenko Polhukam, polkam.go.id, tercatat sebanyak 23 orang dinyatakan lolos seleksi penerimaan CPNS 2017 Kemenko Polhukam.
Ke-23 orang tersebut nantinya akan menempati 12 formasi jabatan yang telah disediakan. Info lengkap klik: CPNS 2017 Kemenko Polhukam.

5. Kementerian BUMN

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah resmi mengumumkan hasil akhir penerimaan seleksi pada Rabu, 22 November 2017.
Berdasarkan hasil keputusan rapat panitia seleksi pada 21 November 2017, peserta yang dinyatakan lolos seleksi akhir CPNS 2017 Kementerian BUMN adalah yang diberi keterangan lulus (L) pada kolom Keterangan.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir adalah peserta yang memenuhi seluruh persyaratan, mengikuti seluruh tahapan seleksi, dan memenuhi peringkat sesuai formasi yang telah ditetapkan berdasarkan hasil integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
Mengutip data yang diperoleh dari situs resmi Kementerian BUMN, bumn.go.id, tercatat sebanyak 25 orang dinyatakan lolos penerimaan seleksi CPNS 2017 Kementerian BUMN. Nantinya, ke-25 orang tersebut akan menempati 6 formasi jabatan yang telah disediakan. Info lengkap klik: CPNS 2017 Kementerian BUMN.

6. Kementerian PPN/Bappenas
Kementerian PPN/Bappenas telah resmi mengumumkan hasil akhir penerimaan seleksi CPNS 2017 pada hari ini, Kamis, 23 201November 2017. Sebanyak 26 orang dinyatakan lolos seleksi penerimaan CPNS 2017 Kementerian PPN/Bappenas dan berhak untuk melakukan registrasi ulang.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akhir adalah peserta yang memenuhi peringkat sesuai formasi yang telah ditetapkan berdasarkan hasil Integrasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional serta memenuhi nilai Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) 1, yaitu Psikotes ≥ 75.
Mengutip data yang diperoleh dari situs resmi Kementerian PPN/Bappenas, rekrutmen.bappenas.go.id, tercatat sebanyak 26 orang dinyatakan lolos penerimaan seleksi CPNS 2017 Kementerian PPN/Bappenas. Nantinya, ke-26 orang tersebut akan menempati 26 formasi jabatan yang telah disediakan. Info lengkap klik: CPNS 2017 Kementerian PPN/Bappenas.

7. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)

Polri akhirnya resmi mengumumkan hasil akhir penerimaan CPNS 2017 pada Jumat 24 November 2017. Sebanyak 107 orang dinyatakan lolos seleksi penerimaan CPNS 2017 Polri dan berhak untuk melakukan registrasi ulang.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akhir berdasarkan pada Hasil Integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Seleksi CPNS tahun 2017 dari Ketua Tim Pelaksana Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
Mengutip data yang diperoleh dari situs resmi Polri, cpns.polri.go.id, tercatat 107 orang dinyatakan lolos penerimaan seleksi CPNS 2017 Polri. Nantinya, ke-107 orang tersebut akan menempati lima formasi jabatan yang telah disediakan. Info lengkap klik: CPNS 2017 Polri.

8. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
PPATK mengumumkan hasil akhir penerimaan seleksi CPNS 2017 pada Kamis 23 November 2017. Sebanyak 44 orang dinyatakan lolos seleksi penerimaan CPNS 2017 PPATK dan berhak untuk melakukan registrasi ulang.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir adalah peserta yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan surat pernyataan yang telah ditandatangani di atas materai, mengikuti seluruh tahapan seleksi, serta memenuhi peringkat sesuai formasi yang telah ditetapkan, berdasarkan hasil integrasi SKD dan SKB yang dilakukan oleh Panselnas.
Mengutip data yang diperoleh dari situs resmi PPATK, ppatk.go.id, tercatat sebanyak 44 orang dinyatakan lolos penerimaan seleksi CPNS 2017 PPATK. Nantinya, ke-44 orang tersebut akan menempati 17 formasi jabatan yang telah disediakan. Info lengkap klik: CPNS 2017 PPATK.

9. Kementerian ESDM

Kementerian ESDM telah resmi mengumumkan hasil akhir penerimaan seleksi CPNS 2017 pada Kamis 23 November 2017. Sebanyak 62 orang dinyatakan lulus seleksi penerimaan CPNS 2017 Kementerian ESDM dan berhak untuk melakukan registrasi ulang.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir adalah peserta yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan surat pernyataan yang telah ditandatangani di atas materai, mengikuti seluruh tahapan seleksi, serta memenuhi peringkat sesuai formasi yang telah ditetapkan, berdasarkan hasil integrasi SKD dan SKB yang dilakukan oleh Panselnas. Info lengkap klik: CPNS 2017 Kementerian ESDM.

10. Kementerian Pariwisata (Kemenpar)
Kemenpar mengumumkan hasil akhir penerimaan seleksi CPNS pada Kamis, 23 November 2017. Sebanyak 14 orang dinyatakan lolos seleksi penerimaan CPNS 2017 Kemenpar dan wajib untuk melakukan registrasi ulang.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir adalah peserta yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan surat pernyataan yang telah ditandatangani di atas materai, mengikuti seluruh tahapan seleksi, serta memenuhi peringkat sesuai formasi yang telah ditetapkan, berdasarkan hasil integrasi SKD dan SKB yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
Mengutip data yang diperoleh dari situs resmi kemenpar.go.id, tercatat sebanyak 14 orang dinyatakan lolos penerimaan seleksi CPNS 2017 Kemenpar. Nantinya, ke-14 orang tersebut akan menempati 10 formasi jabatan yang telah disediakan.
Untuk melihat nama-nama peserta yang dinyatakan lolos CPNS 2017 Kemenpar beserta detail lokasi pemberkasan ulang, dapat dicek secara langsung di situs resmi Kemenpar klik di sini.

11. KemenPAN-RB

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah mengumumkan hasil akhir penerimaan seleksi CPNS pada Jumat, 24 November 2017.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir adalah peserta yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan surat pernyataan yang telah ditandatangani di atas materai, mengikuti seluruh tahapan seleksi, serta memenuhi peringkat sesuai formasi yang telah ditetapkan, berdasarkan hasil integrasi SKD dan SKB yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
Para pelamar yang lulus diwajibkan melakukan registrasi dan pemberkasan pengangkatan CPNS.
Untuk melihat nama-nama peserta yang dinyatakan lolos CPNS 2017 KemenPAN-RB beserta detail lokasi pemberkasan ulang, dapat dicek secara langsung klik di sini : situs resmi KemenPAN-RB.

12. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)
Kemenpora telah mengumumkan hasil akhir penerimaan seleksi CPNS pada Jumat, 24 November 2017. Tercatat 27 orang dinyatakan lolos seleksi CPNS 2017.
Pelamar yang namanya dinyatakan lulus diwajibkan melakukan registraso dan pemberkasan pengangkatan CPNS 2017. Untuk melihat nama-nama peserta yang dinyatakan lolos CPNS 2017Kemenpora beserta detail lokasi pemberkasan ulang, dapat dicek secara langsung klik di sini : situs resmi Kemenpora.

13. Kemenaker

Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) telah mengumumkan hasil seleksi CPNS 2017 pada Jumat, 24 November 2017. Untuk melihat nama-nama peserta yang dinyatakan lolos CPNS 2017 beserta detail lokasi pemberkasan ulang, dapat dicek secara langsung dengan men-klik tautan ini: CPNS 2017 menaker.

14. Kementerian Perdagangan (Kemendag)
Kemendag telah mengumumkan hasil seleksi CPNS 2017 pada Jumat, 24 November 2017. Untuk melihat nama-nama peserta yang dinyatakan lolos CPNS 2017 beserta detail lokasi pemberkasan ulang, dapat dicek secara langsung dengan men-klik tautan ini: CPNS 2017 Kemendag.

15. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)
LAPAN telah mengumumkan hasil akhir penerimaan seleksi CPNS 2017 pada Jumat, 24 November 2017.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir adalah peserta yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan surat pernyataan yang telah ditandatangani di atas materai, mengikuti seluruh tahapan seleksi, serta memenuhi peringkat sesuai formasi yang telah ditetapkan, berdasarkan hasil integrasi SKD dan SKB yang dilakukan oleh Panselnas.

Para pelamar yang lulus diwajibkan melakukan registrasi dan pemberkasan pengangkatan CPNS. Untuk melihat nama-nama peserta yang dinyatakan lolos CPNS 2017 beserta detail lokasi pemberkasan ulang, dapat dicek secara langsung di situs resmi LAPAN.


Follow Me

Popular Posts